Aksi Photo Ops dan Bersihkan Pantai Merespon COP 27 Brussel

1 Min Read

 

Kordinator Aksi Generasi Muda Papua untuk Perubahan Iklim dan Hutan Hujan Papua, Eko Baru menyatakan bahwa Kowaki Tanah Melakukan melakukan sejumlah aksi merespon kegiatan Confrence of Parties (COP) COP26 yang berlangsung di Glasgow, Skotlandia, pada 1 – 12 November 2021.

“Perubahan iklim itu nyata, kita semua akan terkena dampaknya. Air laut bertambah naik, banyak pulau-pulau dan pesisir pantai mengalami abrasi, cuaca sulit diprediksi oleh para petani dan nelayan. [Kami] menunggu komitmen para pemimpin dunia untuk mengatasi perubahan iklim,” kata Eko Baru yang juga aktivis HAM dan Lingkungan saat ditemui di Waena, Kota Jayapura, Sabtu (6/11/2021).

Menurut Eko, Undang-undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UU Omnibus Law) semakin memperbesar risiko deforestasi di Papua. “Saya berharap masyarakat adat Papua untuk tetap waspada terhadap UU Omnibus Law, dimana para olirgarki akan melahap sumber daya alam Papua dengan cara apapun,” katanya.

Kowaki Tanah Papua bersama orang Muda Papua melakukan aktivitas membersihkan pantai, mereka juga menggelar aksi Photo Ops untuk mengajak publik peduli terhadap ancaman kelestarian hutan hujan Papua, Ekosistim Esensial, Transisi Energi Bersih dan Keadilan Iklim.

Share This Article